Berita Hawzah – Ayatullah Alireza A'rafi, Direktur Hawzah Ilmiyah seluruh Iran, dalam sebuah pernyataan dengan tegas mengutuk serangan udara Rabu dini hari ini yang dilakukan oleh para penjahat Amerika terhadap pemukiman warga dan acara pernikahan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan.
Teks pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
"Dan barang siapa yang dibunuh secara zalim, maka sungguh Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ia melampaui batas dalam pembunuhan itu. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan." (QS. Al-Isra' [17]: 33)
Sekali lagi, wajah keji dan sifat anti-kemanusiaan dari sistem hegemoni dan imperialisme global, khususnya rezim agresor Amerika, terpampang nyata dalam sebuah kejahatan biadab. Serangan udara dini hari ini terhadap pemukiman warga dan acara pernikahan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan, yang mengakibatkan gugurnya syuhada dan luka-luka pada sejumlah warga sipil tak berdosa, termasuk perempuan dan anak-anak yang suci, semakin mengungkap dimensi tragis dari agresi pengecut ini.
Kejahatan ini, yang merupakan kelanjutan dari pelanggaran terhadap nota kesepahaman Islamabad dan rangkaian serangan biadab militer Amerika terhadap rakyat Iran yang tertindas, termasuk pemboman Sekolah Syajarah Thayyibah di Minab yang mengakibatkan gugurnya puluhan pelajar, Stadion Lamerd, rumah sakit, dan fasilitas sipil lainnya, sekali lagi membuktikan bahwa terorisme negara Amerika tidak mengenal batas, dan keamanan serta nyawa manusia-manusia tak berdosa tidak memiliki nilai apa pun bagi mereka. Diamnya para pengaku palsu hak asasi manusia dan organisasi-organisasi internasional yang memalukan terhadap bencana-bencana ini, patut direnungkan dan dipertanyakan.
Musuh-musuh yang penuh dendam hendaknya mengetahui bahwa Iran yang Besar, Poros Perlawanan, dan seluruh institusi militer serta sipil, dengan karunia ilahi, akan berdiri menghadapi agresi terhadap Islam, Iran, dan umat Islam. Dan dengan pertolongan Allah Yang Maha Agung serta berkat perhatian Imam Zaman (semoga Allah segera mempercepat kemunculannya), mereka akan membuka lembaran baru dan pola perlawanan yang baru terhadap hegemoni global dan kekuatan setan, serta akan merumuskan tahapan yang gemilang dan berperadaban dalam persamaan-persamaan regional dan internasional.
Pusat Manajemen dan lembaga-lembaga tinggi Hawzah Ilmiyah, bersama dengan seluruh para keluarga Hawzah yang terhormat, dengan menyampaikan turut berduka cita atas gugurnya sejumlah sesama warga negara dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka-luka dan veteran, dengan tegas mengutuk tindakan biadab ini yang bertentangan dengan seluruh norma internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan, dan menganggapnya sebagai contoh nyata dari "terorisme negara" dan kejahatan perang. Sambil mendukung angkatan bersenjata Republik Islam yang perkasa, mereka meminta kepada angkatan bersenjata untuk, dengan menaati Panglima Tertinggi (Rahbar, semoga naungannya abadi), terus memberikan respons yang membuat musuh menyesal, hingga tercapai pencegahan total, serta meningkatkan keunggulan Poros Perlawanan Islam dan umat Islam.
Dan tidak ada kemenangan kecuali dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Alireza A'rafi
Direktur Hawzah Ilmiyah seluruh Iran
Komentar Anda